Puisi "Menunggu Maghrib"
Ramadhan telah setengah perjalanan
Tiada rasa waktu berlalu
Sekelompok anak menunggu di jalan
Menunggu bedug bertalu talu
Masa kecilku dulu pun begitu
Menunggu waktu yang melaju
Waktuku...
Tanpa berkedip bola mataku
Melihat jarum jam dinding rumahku
Yang bergerak maju
Semenit jarum jam bergeser
Berganti tempar angka yang beda
Untuk orang yang kan berbuka
Tak lupur dari hatiku
Bedug terdengar menyejukkan kalbu
Wahai para Soim
Waktu yang kau tunggu
Kini ada dihadapanmu.
Bersegeralah..
Jika maghrib tlah memanggil.
Komentar
Posting Komentar