Cerpen "Dianggap Gila karena Lamunan"
Dimas Suntono seorang pemuda pengannguran yang biasa nongkrong di pos kamling setiap jam empat sore hingga menjelang maghrib, kini tidak terlihat lagi. Warga sekitar pun jarang yang mengetahui. ini lantaran Dimas panggilan akrabnya bukan warga setempat, namun sering berada di pos kampling di tempat itu. menurut salah seorang yang pernah melihatnya saat melintas di pos kamling, ia sering melamun dan dalam lamunanya terdengar sering terrucap kata "Bu, maafkan aku belum bisa membahagiakanmu". begitulah kalimatyang di dengarnya. Sore itu Dimas terlihat nongkrong di pos kamling. orang yang lewat di depannya tak pernah menyapanya, kecuali seorang anak kecil yang sedang bermain sendirian di dekat pos kamling. "Kak, lagi ngapain>: katanya Dimas diam seribu bahasa, matanya menerawang jauh ke depan tanpa ada tujuan. "Kak, lagi ngapain>: ucap bocah kecil tadi Diam dan tidak menjawab, namunn tak berapa lama kemudian.... "Ibu, maafkan aku belum bisa membahagiakanmu...