BUAH KETAATAN SANG BUNGA DESA
Terkadang kamu tak bisa memilih kepada siapa jatuh cinta, karena itu terjadi begitu saja. Meski mulut berkata tidak, hati tak bisa menolak. Ungkapan itu terlintas dalam benak Amanah, seorang wanita lugu dan kurang pergaulan. Gadis desa itu tumbuh menjadi gadis yang berwajah cantik. Kata orang-orang di desanya, ia merupakan gadis kembang desa, namun karena kurangnya pergaulan, menjadikan dirinya sulit mendapatkan pendamping hidup. Pernah ada seorang pemuda kota yang bertemu dengannya ingin melamarnya, namun Amanah menolaknya walaupun ia juga ingin menerimanya. Arman yang merupakan teman dekatnya pun merasa kasihan melihat Amanah. Dulu sebenarnya Arman ingin mendekati Amanah, namun setelah bekerja di kota, Arman jatuh cinta pada seorang wanita Aceh yang wajahnya juga tak kalah cantik dengan Amanah. Di pinggir desa, sebuah taman indah biasa Amanah menyendiri, menerawang jauh nun di sana mengharap apa yang dirindukannya datang. Sambil bermain ayunan ia senandungkan lagu. “Jatuh bangun ak...